Untuk mencapai target kinerja perusahaan sebagaimana diamanahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN Tarakan harus memathui aturan pedoman Good Corporate Governance (GCG) yang berlaku di PT PLN Tarakan.

Untuk menghindari terjadinya kecurangan di lingkungan PT PLN tarakan dan komitmen untuk menjadikan perusahaan bersih tanpa suap, maka perlu membentuk tim pelaporan Whistle Blowing System (WBS) di PT PLN Tarakan;

Tim Pelaporan Whistle Blowing PT PLN Tarakan adalah sebagai berikut:

  1. Ketua: Ariadi Suistyanto
  2. Sekretaris: M Tahir Rasyid
  3. Anggota: Slamet Pujito, Roni Karua, Ade Januar

Tugas Tim Pelaporan Whistle Blowing adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pemantauan dan menerima pelaporan dalam
    waktu kedinasan;
  2. Melakukan evaluasi terhadap pelaporan pada waktu
    kedinasan;
  3. Membuat berita acara hasil evaluasi;
  4. Memberikan konsultasi;
  5. Membuat laporan kepada Direksi.

Tim Pelaporan Whistle Blowing PLN Tarakan bertanggung jawab kepada Direksi PT PLN Tarakan

Keanggotaan dalam Tim Pelaporan Whistle Blowing PLN Tarakan tidak membebaskan anggotanya dari tugas kedinasan sehari-hari.

Download untuk selengkapnya