KEPUTUSAN DIREKSI PT PELAYANAN LISTRIK NASIONAL TARAKAN TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI LINGKUNGAN PT PLN TARAKAN.

Pasal 1
KETENTUAN UMUM

Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :

  1. Perusahaan adalah PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan yang didirikan dengan Akte Notaris H. Haryanto, SH. Nomor 18 Tanggal 15 Desember 2003 beserta perubahannya.
  2. Dewan Komisaris adalah organ Perusahaan yang bertanggung jawab atas pengawasan pengelolaan Perusahaan dan memberikan nasihat kepada Direksi, yang terdiri dari beberapa Anggota Dewan Komisaris, dengan dikoordinasikan oleh seorang Komisaris.
  3. Direksi adalah Organ Perusahaan yang bertanggung jawab atas pengelolaan Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan yang terdiri dari seorang Direktur Utama sebagai pimpinan dengan beberapa Direktur sebagai anggota, dalam batasan yang ditentukan oleh Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan/atau Anggaran Dasar Perusahaan.
  4. Direktur adalah Anggota dari Direksi yang membawahi Direktorat tertentu sesuai pembagian tugas yang ditetapkan oleh Rapat Direksi Perusahaan.
  5. Manager atau Kepala Bidang adalah sebutan pemangku jabatan struktural yang memiliki kewenangan dan sebagai penanggung jawab bidang;
  6. Manajemen (Pengelolaan) Risiko adalah suatu langkah yang terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan Perusahaan dalam mengelola risikonya.
  7. Pemilik Risiko (risk owner) adalah pejabat atau individu atau kelompok individu tertentu yang diberikan tugas dan atau kewenangan tertentu oleh Perusahaan.
  8. Risk appetite adalah tingkat/level risiko yang dapat diterima/diambil oleh Perusahaan dalam mencapai sasarannya.
  9. Risiko Utama (Key Risks) adalah risiko-risiko utama yang dihadapi Perusahaan dalam jangka panjang maupun jangka pendek, yang berpotensi menghambat pencapaian sasaran Perusahaan atau mengancam kelangsungan usaha maupun sumber daya Perusahaan.

Pasal 2
TUJUAN PENERAPAN

Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan bertujuan untuk

  1. Meningkatkan kesiapan (preparedness) Perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian (uncertainty) yang semakin tinggi di lingkungan global, regional maupun lokal yang berpotensi mengancam sumber daya dan bahkan kelangsungan Perusahaan.
  2. Menjaga agar Perusahaan tetap dalam koridor pengelolaan usaha yang berkehati-hatian (prudent operation) dalam setiap aktifitas yang dilakukannya sebagai bentuk tata kelola Perusahaan yang baik {Good Corporate Governance) guna meningkatkan nilai tambah bagi Perusahaan.

Pasal 3
SASARAN PENERAPAN

Sasaran penerapan Manajemen Risiko Perusahaan adalah sebagai berikut :

  1. Menumbuhkan budaya manajemen risiko yang bersifat preventif pada segenap pejabat maupun karyawan Perusahaan dalam mengelola Perusahaan sesuai tugas dan kewenangan yang ada padanya.
  2. Memastikan bahwa segenap pemilik risiko dalam Perusahaan mampu mengelola risikonya secara efektif dan efisien.
  3. Meningkatkan keterpaduan dalam mengelola risiko yang bersifat kontra-produktif terhadap pencapaian visi, misi dan rencana strategis Perusahaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang;
  4. Mendorong perbaikan (improvement) pada segenap proses bisnis Perusahaan secara bertahap dengan mengintegrasikan (embedding) manajemen risiko ke dalam proses bisnis tersebut.
  5. Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

Pasal 4
PRINSIP-PRINSIP PENERAPAN

Prinsip-prinsip yang dianut dalam penerapan Manajemen Risiko adalah sebagai berikut :

  1. Menjunjung tinggi integritas.
  2. Proses Manajemen Risiko dilaksanakan sepenuhnya oleh pemilik risiko.
  3. Manajemen Risiko bersifat sistematis dan berkesinambungan, yaitu didasarkan pada informasi/data/analisis terbaik yang tersedia, dapat diulang (iteratif) serta mengikuti perubahan/perkembangan best practices.
  4. Penerapan Manajemen Risiko memerlukan komitmen manajemen, khususnya dalam hal pembentukan lingkungan penerapan yang kondusif, peningkatan kompetensi maupun penggunaan sumber daya dalam pengelolaan risiko.
  5. Memperhatikan kepentingan stakeholders.
  6. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Download untuk selengkapnya.