PENDAHULUAN

1.Latar Belakang

a. Umum

Tata Kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) menuntut adanya transparansi dalam pemberian informasi kepada stakeholders perusahaan. Informasi yang bersifat material maupun hal-hal penting lainnya yang terkait dengan pengelolaan perusahaan harus diinformasikan kepada stakeholders. Salah satu sarana penyampaian informasi tersebut adalah melalui laporan tahunan yang juga merupakan salah satu bentuk akuntabilitas Dewan Komisaris dan Direksi kepada Pemegang Saham atas pengelolaan perusahaan.

Laporan Tahunan sebaiknya diterbitkan tepat waktu dan hendaknya akurat, jelas dan obyektif dalam penyampaiannya sehingga akan sangat bermanfaat bagi Pemegang Saham maupun stakeholders lainnya dalam pengambilan keputusan.

b. Landasan Hukum
Ketentuan atau peraturan yang mengharuskan perusahan untuk membuat laporan tahunan tepat waktu, akurat jelas dan objektif adalah sebagai berikut:

  1. Undang undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 66 yang berbunyi : “Direksi menyampaikan Laporan Tahunan kepada RUPS setelah ditelaah oleh Dewan Komisaris dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku Perseroan berakhir.”
  2. UU no 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara pasal 23 yang berbunyi: “Dalam waktu 5 (lima) bulan setelah tahun buku perseroan ditutup, Direksi wajib menyampaikan Laporan Tahunan kepada RUPS untuk memperoleh pengesahan.”
  3. SK Menteri BUMN PER -01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2012 tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance pada BUMN pasal 34, yang berbunyi: “BUMN wajib mengungkapkan informasi penting dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan BUMN sesuai dengan peraturan perundang-undangan secara tepat waktu, akurat, jelas dan objektif.”

2. Tujuan

Pedoman Penyusunan Laporan Tahunan ini ditujukan sebagai acuan bagi Perseroan dalam penyusunan Laporan Tahunan agar laporan memuat hal-hal yang material dan penting yang meliputi antara lain:

  • Informasi mengenai profil Perseroan,
  • Laporan yang berkaitan dengan good corporate governance,
  • Analisa dan pembahasan manajemen atas kinerja Perseroan,
  • Laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntansi keuangan dan ketentuan pasar modal
  • Serta kelengkapan informasi yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder.

3. Ruang Lingkup

Pedoman ini memuat baik hal-hal yang sifatnya mendasar yang harus ada dalam Laporan Tahunan, maupun hal-hal yang sifatnya saran demi kebaikan Laporan Tahunan terutama dari sisi materi. Pedoman ini tidak secara khusus memuat hal-hal yang berkaitan dengan estetika dari sisi seni dan desain.

Download untuk selengkapnya